27 Oktober 2008

Wanita

Dalam perspektif Orang Jawa, wanita sering dimaknai sebagai wani ditata atau mau diatur, yang bagi kaum feminis dianggap merendahkan.

Sebenarnya kata wanita dapat dimaknai dalam dua hal yang saling melengkapi, yaitu wani ditata dan wani mranata (mau mengatur).

Artinya, kalau berada di belakang, wanita mesti mau diatur. Namun jika diberi kesempatan untuk berada di depan, mereka mesti mau dan mampu mengatur atau memimpin!